Sabtu, 13 Februari 2016

Kunci Terakhir

Mungkin anda yang belum tahu tentang ritual prewangan akan mengira namanya ritual prewangan ( anak bajang/tuyul) itu mudah.

Orang mengira setelah membawa prewangan tersebut pulang, si tuyul langsung bekerja dan menghasilkan uang.Padahal anggapan tersebut sangat keliru,paling rumit dibandingkan ritual yang lain,maka dalam daftar biaya ritual,prewangan yang paling mahal karena kerumitannya.

Pengalaman berikut adalah salah satu dari sekian peserta yang akhirnya sukses dengan ritual prewangannnya…..saya samarkan dengan nama Sumanto…

“Pagi mas Wowo…saya Sumanto…ingin ritual prewangan…apa mas Wowo bisa bantu?"....begitu SMS yang saya terima.

“Tentu saja bisa,biaya ritualnya 15 juta Rupiah,dibayar dimuka,sisanya dibayar setelah berhasil.
Apa mas manto sudah mahir trawangan?"...kata saya...

“Apa itu trawangan? Lho kok mahal ya…” jawab SMS Sumanto.

“Iya,karena ritualnya jauh dari rumah saya,mungkin kita bisa beberapa hari menginap disana...
meski yang sudah- sudah sih cuma 1 malam.
Jadi siang kita istirahat di Hotel,malam baru kita ritual berburu tuyul. 

Jadi biaya tersebut kita gunakan bersama untuk makan,transport,hotel dsb yang memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit…
kan biaya hotel buat 2 kamar dan makan  di kota besar sudah mahal” kata saya menerangkan.

“O begitu ya mas…saya usaha uang dulu,akan saya kabari bila sudah cukup” kata Sumanto…

Singkat cerita akhirnya kami bertemu untuk bersama  - sama berburu tuyul.

Karena Sumanto samasekali belum berpengalaman melihat alam gaib / trawangan, maka saat ritual dia tidak bisa melihat keberadaan makhuk gaib tersebut,cuma dia merasakan ada seperti sesuatu yang mendekat dan duduk di pangkuannya.

Meski tidak bisa melihat apapun,tapi Sumanto percaya bahwa ritualnya berhasil.

Apa pak Wowo yang bisa trawangan dan melihat gaib tersebut?
Ngga juga….saya pun tidak melihat apa- apa….

Karena saya sudah terbiasa beberapa kali ketempat keramat tersebut dan hapal apa yang gaibnya mau,jadi tidak membutuhkan waktu lama,hanya semalam itu kami ritual.

“Pak Manto,apa sudah yakin kalau anak itu sudah ikut? Kalau sekiranya belum… mending kita besok kesini lagi atau tidur disini malam ini….kata saya menegaskan.


“Saya yakin kok,kata mas Wowo kan bisa lewat mimpi kalau belum bisa trawangan,lagian kalo tidur disini mau tidur dimana? Gelap dan Semak belukar semua…ngeri ah…lebih baik tidur di hotel kan nyaman…kan kata mas Wowo bisa lewat mimpi….kata Sumanto yakin…

“Okelah kalo begitu"…..

Memang benar,pagi harinya Sumanto menceritakan pengalaman mimpinya bertemu dengan tuyul tersebut….

“Tapi anak ini kok ada taringnya ya mas Wowo?” kata Sumanto menceritakan mimpi pertamanya…..hi…hi..hi..baru tahu dia…..(ini yang namanya tuyul super….batin saya)
                                               

                              +++

Singkat cerita,setelah kami pulang kerumah kami masing masing,beberapa hari kemudian Sumanto kembali menceritakan pengalamannya bertemu dengan tuyul tersebut,sampai akhirnya Sumanto memberi nama tuyulnya dengan panggilan ’ Mas Bro’….(biar jadi tuyul gaul katanya….hi..hi..hi…)

 +++

Setelah berbulan bulan ritual, Sumanto tetap rajin merawat Mas Bro ini… tapi dia tidak mengeluh padahal  sudah hampir berbilang tahun setelah ritual,Mas Bro ini belum menghasilkan apa- apa….

tidak setiap bulan dia laporan tentang perkembangan tuyulnya itu,malah transferan dia yang hampir tiap minggu tiba – tiba ada di rekening saya…padahal saya tidak meminta samasekali…karena tahu dia juga hidupnya pas pas an saja…

“Mas Sumanto,saya tidak enak terima transferan anda terus,kan biaya ritual sudah dibayar,anda juga belum sukses ritualnya,apalagi tahu sendiri nama saya juga ada yang menjelek jelekan,apa ngga terpengaruh berita di internet kalau saya menipu anda,kan Mas Bro sampai sekarang belum bisa menghasilkan?"...kata saya suatu hari….

“Ah mas,saya transfer kan sekedarnya saja,kalau ritualnya mas Wowo menipu kenapa saya terus aja bermimpi dan bisa berkomunikasi dengan 'Mas Bro'…lagian kalo menipu kenapa setiap cerita dari mas Wowo bisa mendetail,kan di artikel internet yang lain tidak ada yang menceritakan seperti artikel mas Wowo ,makanya saya ngga terpengaruh…biasalah mas…haters….kata Sumanto beralasan….


                                +++

Pada Suatu hari Sumanto menceritakan mimpinya yang kesekian kepada saya…….

“Mas Manto…arti dari mimpi anda adalah saatnya anda mendapatkan kunci terakhir dari ritual ini….berarti ketabahan anda sudah teruji….sudah saatnya “mas Bro’  bisa menghasilkan…ini yang harus anda lakukan…..kata saya memberi petunjuk apa yang harus Sumanto lakukan…

“lho memangnya tidak tiap peserta ritual sampai tahap ini? Kenapa sampai lebih dari 1 tahun….? Tanya Sumanto penasaran…

“Sayangnya tidak semua peserta lulus uji….ada yang karena tidak sabar malah memaki maki saya…ada yang sebenarnya sudah hampir sampai tahap anda, eh karena suatu alasan dia tidak meneruskan ,dan banyak lagi sebab yang lain yang akhirnya tidak sampai ke tahap anda…padahal sebenarnya tidak harus lebih dari 1 tahun…sebenarnya ada yang cuma beberapa bulan sudah hampir sampai tahap anda…. karena dia sudah punya modal bisa trawangan,sementara anda kan dari nol…tapi sayangnya ngga tahan mental…

“Lho berarti ada kunci terakhirnya?”tanya Sumanto….

“Betul…inilah Ritual Jawa yang sebenarnya…itu saya berikan setelah melewati tahap dan waktu tertentu…itupun bukan kemauan dari saya…diri andalah yang lulus uji sehingga leluhur merestui ritual anda…

“Oke akan saya laksanakan kunci terakhir itu”…kata Sumanto bersemangat…

                               +++

Beberapa bulan kemudian Sumanto menelpon…

“ Mas Wowo,saya mau melunasi biaya ritual karena sudah berhasil”…kata Sumanto….

“ Syukurlah……kebetulan sekali…ini ada debt collector di rumah hampir tiap minggu ketempat saya…

“lho,apa mas Wowo banyak hutangnya? “ tanya Sumanto heran…

“Eh jangan salah…saya hidup sederhana….kan bukan berarti banyak harta”… kata saya asal….

“lho kenapa mas Wowo ngga ritual prewangan aja seperti saya?” kata Sumanto penasaran…

“Itulah…istri saya pun bolak balik berkata begitu…..orang lain bisa sukses malah diri sendiri susah…”

Saya pun sudah sering menanyakan ke leluhur,selalu dijawab “rejeki orang berbeda beda,nanti kamu juga dapat yang lebih besar tanpa susah payah”…

tapi kapan?....pikir saya juga begitu…

Ternyata menurut saya pesan leluhur ada benarnya juga….kalo saya dulu kaya terus…tidak mengalami jatuh bangun bangkrut… sampai saking bangkrutnya tidak punya rumah lagi…saya tidak mungkin jadi guide ritual....
kemudian kalo ada orang yang mengeluh tentang nasibnya,saya tidak bisa berbagi pengalaman...
dan lagian kan kalo saya sudah berani iklan sebagai guide ritual eh malah punya tuyul sendiri...bisa bisa tetangga takut semua….lagian kalau saya punya tuyul sendiri…mana mau saya berbagi dengan orang lain…mending saya nikmati sendiri….

“O gitu…terus rencananya buat bayar hutang nih…” pancing Sumanto…

“Iya…sisa kebangkrutan lama…kebetulan sekali mas Manto malah yang menutup hutang saya. Berarti sertipikat bisa kembali ke saya…

“Tuh pak collector…denger sendiri…utang mau saya lunasin…kira – kira berapa hari sertipikat bisa kembali?...kata saya pede….

“Paling cepat 1 bulan pak setelah pelunasan…kata kolektor….

“Wah mas Wowo…pas juga waktunya ya…”kata Sumanto diseberang telpon…
                                              

                          
                               +++

Maaf pak Wowo….apa ini cerita betulan?....

Betul… dulu saat pertama blog ini dibuat akhir tahun 2012…saya baru mengalami kebangkrutan yang luar biasa…..semua harta benda ludes dan masih meninggalkan hutang…karena bingung saya menjalani ritual( karena sewaktu muda sering ikut menemani orang ritual,lihat artikel saya "Ritual Jawa ") dan Oktober thn 2012 memutuskan berbagi dengan orang yang ingin ritual.

sampai akhirnya saya bisa memiliki  ( meski hutang ) tanah lagi untuk saya tempati.
Meski sekarang saya hidup di desa,hidup sederhana,dengan rumah yang sangat sederhana,tapi bisa hidup lebih tenang,kebetulan juga karena cerita diatas,sertipikat sudah bisa saya miliki…

Oleh sebab itu bagi anda yang ingin bertemu langsung dengan saya,mungkin untuk sekedar mengobrol tentang masalah ritual,ataupun hanya sekedar berbagi pengalaman ,ataupun hanya sekedar bersilaturahmi,anda bisa datang langsung ke alamat saya:

                           Mas Wowo 

Dsn Pasanggiri RT 2 RW 7 Bulupayung,Kesugihan,Cilacap, Jawa Tengah.
Hp Indosat 085869616651 Telkomsel 085290470545

Bila naik Bus dari arah Timur, Jogja/Surabaya dapat naik bus Efisiensi atau Bus Eka jurusan Cilacap, turun di Pasar Kesugihan,nanti akan saya jemput.

Bila dari arah Barat ( Jakarta/Bandung ) bisa naik bus Jurusan Cilacap/Purwokerto,nanti akan saya jemput.

Bila menggunakan kereta api dari arah Barat ( Jakarta) atau Timur ( Surabaya ) dapat turun di Stasiun Maos/Stasiun Kroya.nanti akan saya jemput.

Syaratnya apa mas Wowo kalau datang?....Apa cukup bawa rokok dan gula kopi?...Hi..hi..hi…kayak ke mbah dukun aja ya…

karena saya bukan mbah dukun maka boleh bawa oleh – oleh seperti itu….asal…yang banyak….mentah nya saja gimana mas Wowo…itu lebih baik….hi..hi..hi….



Salam Ritual…